Keganasan ikan Hiu merengut keperawananku. (Bag.1)
Oktober 4, 2007
![]()
Whitetip reef Shark. (Triaenadon obesus) yg di foto di Medang, Perairan Kita.
Gambar didapat dari/Picture taken from Sharks – Squali http://www.robertosozzani.it/Sharks/cont.html
tulisan ini saya trackback ke beberapa tempat, walaupun kaga nyambung dgn isinya. alasannya? simple… blog anda top, dan masih sulit mencari postingan di WP ttg lingkungan. thanks utk izinnya.
Sumber dan Inspirasi : Sebuah restoran china, WWF Indonesia, Gatra.com, Tempointeraktif, Suara Pembaharuan, Geocities.com, Wikipedia Indonesia dan beberapa buah situs serta webblog sebagai pembantu tambahan.
Selagi asyik memandangi berbagai macam gambar aduhai dan mengundang nafsu, tiba2 mata saya melihat suatu menu dgn nama yg cukup asing. Gambar aduhainya sendiri tdk terlihat jelas. hanya sebentuk cawan dgn nasi yg dilumuri (kira2) Sup atau bubur panas yg terlihat spt lendir bewarna putih.
Nama yg mengundang nafsu tersebut adalah P*k*a Hir*. Yg bisa berarti sirip ikan hiu. karena saya memang belum pernah mencobanya, saya memesannya satu, disamping sedikit menu lainnya sebagai tambahan. (rakus? mmm.. maklum deh).
Rasanya ? pasti anda telah pernah mencobanya. bahkan mungkin beberapa kali. tetapi, maaf, bagi saya rasanya sedikit aneh dan berbau b*s*. (sumpah, itulah yg saya rasakan, bukan bermaksud memprovokasi. tak ada niat apapun, tetapi harus dituliskan supaya gamblang). sehingga nafsu birahi saya yg tadinya menggebu2, tiba2 saja turun drastis.
Sebelum ceritanya dimulai, kita sedikit berbalik kepada pemilik sirip tersebut.
Hiu, sejenis ikan (yg bilang sejenis kingkong sapa ?) yg kita semuanya tahu, memiliki deretan tulang2 muda yg paling sempurna dari sekian banyaknya spesies hewan di Dunia ini. walaupun mereka mempunyai tulang belakang, namun karena tulangnya terdiri dari tulang rawan semuanya, ikan ini bisa kita bilang menyerupai Ikan yg tdk mempunyai Tulang sama sekali.
Ikan Hiu memiliki sirip dorsal, sirip anal, sirip kaudal, sirip pelvik dan sirip pektoral. kulit atau sisik2 halusnya disebut juga dermal denctile. dan Ikan menyeramkan ini juga mempunyai deretan gigi2 yg mirip gergaji, yg bisa tergantikan. hebatkan ?
Ikan ini juga ada yg imut2. cumen sekitaran 15 centi doang (Squaliolus Laticadus), atau cumen segede telapak tangan. tapi ada juga raksasanya. (Rhincodon typus). Whale shark/Ikan hiu besar ini mirip dan sama gedenya dgn ikan Paus. sekitar 10-15 meteran. tapi dont worry, si Giant ini cumen makan plankton doang, melalui saringan di mulutnya. (sumpah, belum terbukti ada yg sampe makan kapal selam).
Yang terkenal dan paling sering kita dengar adalah Hiu banteng. foto2-nya sering kita lihat. ikan jenis ini bersifat agresif. memakan ikan lain, jenis seafood, burung2-an (nah lho! pegang burung anda) bahkan ikan hiu lainnyapun termasuk makanannya. (banyak kasus pernah menyerang manusia). Hiu banteng (Carcharhinus leucas) terkenal juga dgn nama Hiu Zambesi atau Zambi. atau para peneliti sering pula menyebutnya dgn Hiu Nicaragua atau hiu Afrika. banyak ditemukan disepanjang pantai atau perairan2 dangkal. mereka juga bisa berenang di perairan air tawar.
Ikan ini (ikan lho ! saya kaga sebut Gorilla) telah menjelajahi samudera selama 400 juta tahun. dan konon, ditubuh sexi ikan ini, sel kanker sama sekali tak bisa tumbuh, karena susunan atau morfologinya yg tak pernah berubah sama sekali. (benarkah ?)
Mereka bernafas dgn menggunakan insang. dan tentu saja tdk menggunakan masker tabung oksigen, apalagi baju renang di air.
pokoknya tentang Hiu, baca aja Disini.
Yang sialnya, dari tulang rawannya, para saintis menemukan adanya Protein, kalsium, fosfor, air, lemak, karbohidrat, Dll, alias Nutrisi2 yg dibutuhkan para Manusia. Dan diyakini mampu mencegah proses penuaan, mampu mendongkrak vitalitas sexual kaum manusia, mampu mencegah tumbuhnya sel2 kanker berikut penyembuhannya, mampu menyembuhkan penyakit tulang, dan akhirnya dikatakan mampu utk ini, mampu utk itu……
Padahal, kita semuanya tahu. tak ada satupun, atau jenis makanan apapun yg dapat kita katakan sebagai the Nearli Perfect food`s. karena kekurangan satu komposisi makanan, hanya dapat disuplai oleh jenis makanan yg lain, yg mengandung kekurangan2 tsb.
*pake otak dong…. Pakeeeee !!!* Tak ada makanan ataupun penyembuh apapun yg 100% sempurna, sehingga bisa mengalahkan takdir Tuhan.
Di China, hampir biasa kita menemukan menu tradisional masakan Sirip ikan hiu. mereka percaya bahwa mengkonsumsi ikan ini mampu mencegah proses penuaan dan meningkatkan vitalitas mereka. (hanya karena mengandung nutrisi, gelatin/kolagen ?)
terus, berbagai kandungan tsb, bahkan membuatnya menjadi berbagai macam resep makanan, bahan kosmetik, Obat2-an dan suplement (termasuk juga minyak ikan, yg terkenal adalah minyak ikan Hiu botol dan minyak ikan hammer head shark. – kepala martil).
Tahukah anda, kalau si sexi ini semakin hari, setiap menit-setiap detiknya, semakin berkurang jumlahnya ? sampai ada beberapa spesies yg bisa dikatakan hampir punah ? seperti hiu gergaji (pristis microdon/family pristidae), yg terkenal akan bentuknya yg menyeramkan. tetapi keperkasaannya itu akan tinggal menjadi kenangan saja…. hiks…
Ikan hiu gergaji ini terdapat di danau sentani, Papua. lho kok danau ? lha iya… walaupun anatominya mirip dgn yg hidup di laut, tetapi dia ini jelas2 jenis hiu yg hidup di air tawar. keunikan Hiu langka ini karena didepan mulutnya terdapat alat panjang spt gergaji, yg merupakan senjata khasnya. dan satu lagi, Hiu ini hanya terdapat di Negeri kita. Orang bule menyebutnya dgn Largetooth Jawfish. Orang kita menyebutnya dgn Hiu sentani, atau Pari. jenis ini dibedakan dari bentuk giginya. (saya sambung nanti ke bag.2)
sayang…. kelangsungan hidupnya penuh dgn pembantaian dari Kaum biadab.
kemudian contohnya lagi adalah Ikan Hiu rajawali/Porbeagle Shark (Lamna nasus), terusnya ikan Hiu Pondichery/Pondichery Shark (Carcharhinus hemi), ikan hiu gergaji bergigi kecil/smalltooth sawfish (Pristis pectinata), ikan Hiu abu2/grey Nurse Shark (Carcharis taurus).
Terusnya yg ini, yg itu, yg ono, buanyakkkkk lagi. dari Ikan hiu putih/whiteshark (carcharodon carcharias) sampai Ikan hiu Anjing berduri (spiny Dogfish) semuanya dilindungi, dan dicatat dgn tinta merah oleh IUCN. (cari aja sendiri kalau mau tau semuanya).
Ikan Hiu adalah 7% ikan, dari seluruh jenis ikan yg ada di Planet ini. jenisnya buanyak banget. mengenai jenis2-nya, plus berikut bahasa rumitnya (latin) anda bisa dapatkan dari Biology of Sharks and Rays(Checklist of living Sharks).
Ikan ini juga adalah top level predator. konsumen paling atas yg sangat berpengaruh bagi keseimbangan ekosistim di Laut. akan ada terjadi gangguan dalam penjagaan keanekaragaman hayati, bila si sexi ini punah semuanya. so ? jangan tanya bagaimana, hanya lakukan pengawasan dan perlindungan ketat terhadap mereka. buat undang2 dgn hukuman yg cukup berat , disertai pengawasan yg ketat, yg benar2 Undang dan pengawasan thp kelangsungan hidup flora-fauna dan kelestarian alam. jangan bisanya buat RUU-APP.
***
BERITA SESAAT.
dari email saya :
Dear telmark wordpress.com,
Thank you for signing our “Stop Distribution of Shark Fins” petition at
http://www.thepetitionsite.com/takeaction/400108473.
As the 7,619th person to sign this petition, you are helping us reach
our goal of 10,000 signatures.
(tdk semuanya saya copy) kemudian :
You can help make this petition a success – please share this petition
with your friends and family. Petitions will succeed only by word of
mouth, and every signature makes a difference! Forward our sample email
below, or simply send your friends this link:
http://www.thepetitionsite.com/takeaction/400108473 (pokoknya begitu deh)
silahkan isi petisi di Stop Shark Finning – Indonesia Campaign.
catatan. saya tdk mencantumkan nama asli, hanya (1) Mr. (2) telmark, kemudian (3) wordpress.com.
begitu selesai ditandatangani, YM anda akan menyala. dan email anda segera tertera 2 buah kiriman dari petition tsb. yg sudah tahu, thanks, yg belom silahkan mencobanya.
sekali lagi, bila anda perduli :
Tolong sebarkan keseluruh kenalan. / Please share this petition with your friends.
***
Saya tahu. mungkin hidangan sirip “lezat” tersebut bisa anda pesan atau anda masak sendiri kapan saja. tetapi ingat ! bayangkan sebuah pembunuhan masal ditengah2 samudera luas, tanpa ada Hukum atau pemerhati lingkungan atau departemen apapun yg mampu terus2-an “mengawasi” tindakan2 biadab tersebut.
Mereka, menangkap Hiu (tak perduli jenis apapun) hanya utk tujuan komersial tanpa melihat perbuatan tsb right or wrong.
kebanyakan dari hiu tsb ditangkap dgn alat jaring, dicari atau dikejar dgn menggunakan GPS, dgn tehnik mutakhir kelautan. kabarnya, sekarang2 ini mereka menggunakan pula alat pemanggil, sonar dgn frekwensi tertentu, sehingga hiu2 tsb berkumpul tak jauh dari daerah yg bakal jadi tempat penjagalan mereka.
Dan Kualatnya lagi, banyak dari Nelayan2 sialan itu yg hanya menangkap dan memotong siripnya saja, utk kemudian membuang tubuh hiu tsb kembali ke laut. walaupun sebagian sudah menjadi bangkai, namun sebagian lainnya dibuang masih dalam keadaan hidup… utk kemudian merasakan sekarat dan kematiannya.
Tentang mitos ikan Hiu, adalah tidak benar. mau tahu ? tunggu ya…..
Bersambung. (to be continue).
NgapDate: Tentang hubungan keperawanan dgn keganasan Ikan Hiu, silahkan baca di bagian 2-nya, di blog ini jg. (hanya utk 17 th keatas).
Entry Filed under: Lingkungan, Save This Earth !. .
36 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed















1.
almascatie | Oktober 4, 2007 at 4:27 pm
emang berguna sih namun apa bener ya mengenai mitos2 itu pak.. sayah takutnya mitos2 itu malah membuat ikan hiu musnah dari lautan dunia nih
2.
hoek | Oktober 4, 2007 at 4:56 pm
“simple… blog anda top,”
ah ya? saia jadi merasa maloe…
____________________
ah ya, saia baru aja ikotan petisinya. makasi atas infonya ya kawand?!
smangadh!!!
3.
cK | Oktober 4, 2007 at 9:11 pm
nunggu lanjutannya aja…
4.
CY | Oktober 5, 2007 at 4:59 am
Saya tdk suka makan daging,
ayo galakkan vegetarian….. lha kok OOT
Hiu masih mending mengingat keganasannya, lha penjagalan lumba2 gimana to? sedih gw ngeliat lumba2 yg sekarat bersimbah darah dirumah jagal…
5.
CY | Oktober 5, 2007 at 5:00 am
ehm…, bagian mana yg ada hubungannya dgn keperawanan? kok ga keliatan ya? skrinsyut dong
6.
superkecil | Oktober 5, 2007 at 6:50 am
2ndnyah lebih seru kaya’na
7.
telmark | Oktober 5, 2007 at 3:50 pm
@almascatie

memang itu penyebabnya almas…
saking cepatnya beberapa spesies musnah, IUCN sampai menempatkannya dlm daftar merah. mutlak yg masih ada harus segera dilindungi.
Mitos itu kaga bener. di bag.2 nanti insya Allah saya tuliskan.
thanks.
@hoek
seeeppp temandz. gerakan itu menginginkan sampai 10.000 tanda tangan di petisinya.
trims.
@ck
thanks.
ok.
@cy
dolphin juga. btw, si shark lebih mempunyai legenda dan mitos2 yg berlebihan, sehingga pembantaiannya meroket luar biasa.
dibagian ke 2 nanti, akan ada hubungan tentang si perawan yg “diganasi” si ikan hiu disebuah pantai. trims.
@superkecil
semoga saja. posting ttg lingkungan memang kurang Greget sih biasanya. (apalagi kalau dibandingkan dgn……..)
thanks.
8.
anas | Oktober 5, 2007 at 6:39 pm
*langsung aja ngsisi petisi *
kabur deh ke tkp
infonya hangat banget nih
9.
caplang™ | Oktober 5, 2007 at 7:03 pm
saya mulai kagum dng hiu sejak pelem-pelem Jaws itu
10.
peyek | Oktober 6, 2007 at 1:16 am
yap, mestinya kita melindungi satwa yang hanya ada dan hidup di negeri ini seperti hiu sentani itu,
sayangnya pemimpin kita juga sudah menyerupai hiu ganas yang siap membumi hanguskan seluruh kekayaan alam negeri ini, nggak peduli yang didarat, diperut bumi bahkan di air.
*menuju petisi*
11.
Kopral Geddoe | Oktober 6, 2007 at 2:20 am
Mantaf, mantaf. Enak dibaca dan edukatif. Btw, soal sirip ikan hiu dan status nyaris punahnya, saya jadi ingat… Yao Ming.
12.
telmark | Oktober 7, 2007 at 1:56 pm
@anas
iya, baru aja diangkat dari kompor, jadi masih anget. hehehe…
thanks.
@caplang
wew, hiu2 di film itukan hiu horor semuanya.
trims.
@peyek
betul mas peyek. kerakusan mereka sudah menyerupai. tetapi kalau hiu bisa kenyang perutnya, para pemimpin kaga pernah ada kenyangnya ya ?
thanks.
@kopral Geddoe
Yao ming ? saya malah ingat mao ying …
thanks.
13.
Nyonya Farid | Oktober 7, 2007 at 5:26 pm
hohoho…
kirain apah…
ya…emang bener trik trik para penjuwal kuwe…
kuwenya dibikin menarik, biar ada yang mau beli…
dan anad berhasil sekali kali ini…
*asli!ini bukan OOT*
14.
iman brotoseno | Oktober 8, 2007 at 4:05 pm
memang sirip hiu adalah tasteless, seperti kuku atau rambut, nggak ada protein atau vitamin,,yang buat enak justru bumbu bumbu lainnya dalam makanan itu…
15.
telmark | Oktober 9, 2007 at 3:46 pm
@Nyonya Farid
maksudnya Judul diatas ? judulnya masih ada hubungannya kok. btw trims buat pujian triknya.
tetapi, sasarannya blog ini memang isu tentang lingkungan. jadi, judul itu sekalian buat menjaring mereka yg sedang horny dan menggunakan mesin pencari. siapa tahu diantara mereka ada pecinta lingkungan juga, yg bisa berbelok dari horny menjadi perduli.
thanks.
@iman brotoseno
wah benerrrrr tuhh…
malahan dibumbuin juga rasanya masih kaga enak. sumpah ….
thanks.
16.
kangguru | Oktober 10, 2007 at 2:30 am
ikooot sign
17.
kurtubi | Oktober 13, 2007 at 8:55 am
Waaduh ini cinta lingkungan berkaitan dengan lingkungan sekwilda… bisa aja mas… btw, saya tunggu lanjutannya..
@peyek
kalau pejabat itu mirip hiu, enaknya di apain kang ????
18.
telmark | Oktober 15, 2007 at 11:46 am
@kangguru
thanks.
seepppp, akang guru emang perduli dgn lingkungan.
@Kurtubi

hehehe…..
mas peyek pasti bilang, dibakar and dikecapin.
thanks.
19.
'K, | Oktober 17, 2007 at 2:17 pm
ketipu judul tapi tte2b setujuh dgn petisi ini
btw dipluit ada satu toko yg jual siriphiu dengan harga ampe puluhan juta
20. Keganasan ikan Hiu mereng&hellip | Oktober 25, 2007 at 5:24 pm
[...] Sebelumnya, utk mengetahui Ikan sexi dan supaya paham kelanjutannya, silahkan baca: Keganasan ikan Hiu merengut keperawananku. Bag.1 [...]
21.
deethalsya | Nopember 24, 2007 at 5:29 am
dt prnh liat berita ttg ini di TV..
mengerikan emang mas…
apalagi yg soal>> nelayan motong sirip si hiu trus abis itu dilempar-a si hiu ke laut…
bnr2 gak manusiawi??!!
kalo baca postingan ini, jadi bnr2 yakin mitos2 soal sirip hiu itu gak bnr…
lagian jg dt gak niat mkn kyk gituan…
mdh2an yg laen menyadari-a…
22.
Handoko | Maret 5, 2008 at 2:33 pm
Maaf saya pedagang hiu lho..
23.
ciput | Maret 13, 2008 at 6:44 am
Ohh malang juga nasib hiu2 itu. Aku yang tadinya doyan banget (maaf ya Hiu, hikss…) jadi sadar semua itu membinasakan keturunan ikan sexy ini. Gak lagi-lagi de, suer!!! thanks buat yang nulis informasi ini. Kalo perlu aku mau jadi sukarelawannya…..
24.
Robiandi | Maret 23, 2008 at 6:15 am
Di perairan Indonesia khususnya bagian timur masih terdapat beberapa jenis ikan hiu, tinggal bagaimana sekarang ini kita melestarikannya, jangan asal meraup keuntungan sendiri dari hasil sirip ikan hiu, tapi juga harus ada keseimbangan populasinya. kalau tidak !
bagai mana generasi yang akan datang dapat menjumpai apa yang namanya hiu ? kasian deh..
maaf cuma nimrung ….
25.
a n di n a | Maret 25, 2008 at 1:11 pm
sy setujuu!!
diantara sekian banyaknya spesies yg ada di bumi ini, msh byk kan spesies lain yg baik&halal dikonsumsi manusia, alias yg lebih layak makan ; yg tdk merusak keseimbangan rantai makanan ; yg pd ujungnya tdk mengancam keselamatan ekosistem..
tapi saking serakahnya manusia, semua makhluk hidup yg bukan homo sapien, kalo bs ya dimakanin semua (eventho sy prh baca email ttg makan bayi manusia somwher in asia..)
& di jkt,sy prh liat hiu disajikan on menu di resto fastfud ngetop.. how sad..
emang, alesannya macem2, dr obat sakit smp sbg aprodisiak..& dr sgala alesan yg ada, yg paling keji adl jika manusia segitu bebal hatinya utk mlakukan itu cuma krn 1 alasan ; krn berkhasiat sbg “obat kuat!” yieakh..they shuld go find anothr treatmnt..
26.
Rinko Jerrad | Agustus 9, 2008 at 2:54 pm
waaaaaaahhhhhhhh
thank you,thank you sooooooo much!
aku tuh cintaaaaa baget sama pengetahuan laut.
apalagi si predator Ikan Hiu.
tulisannya akan kukenang sampai hayat dikandung badan(hallah)
tapi,
hiks…hiks,jumlahnya makin sedikit.
tapi,aku belum pernah makan sesuatu yang ,engandung ikan hiu.
membantu,nggak?
hehehehehehehehehe
27.
taufik | Desember 9, 2008 at 4:01 am
Hiu Martil Populasinya tinggal sedikat bahkan hampir punah ,
28.
Ouen | Februari 4, 2009 at 4:11 pm
wah hubungan antara judul dan isinya…
menurut wa ini masih nyambung. karena si penulis merasa “diperkosa” karena sudah terlanjur memesan makanan tapi waktu makan dia menyadari kesalahannya
hahahha… barangkali saja loh
29.
Ova dan Ika | Maret 11, 2009 at 11:51 am
ya….!!!! cukup aneh ceritanya….!!!
tu yg AneH PenuLiSyA……???? AtAU ….????
30.
telmark | Maret 12, 2009 at 12:39 pm
@Ova dan Ika
ditegaskan: ini bukan cerita, namun kenyataan. mungkin maksud anda, aneh disini di bag. judulnya ya? kalo itu maksudnya, silahkan baca di bagian 2-nya.
trims.
31.
AAN | Maret 30, 2009 at 8:26 am
AKU MERASA IKAN ADALAH MAHLUK
32.
Kenta | April 2, 2009 at 12:54 pm
Wah kren..aq stuju bgt..coba’ ajah para pemburu hiu sadar..
Laut indonesia kita ini pazti akan trkenal..
Sumber devisa bro..
Bisa bikin taman air bawah laut yg mirip ma di amrik..
Stahu aq di bali sdang mengembangkanx..
Wah lok stiap daerah kyk gtu..
Gak bakalan dah banyak pengacara[pengangguran bnyk acara]he..he.. keliling..keliling..
Makmur sentosa..
33.
ANG | April 30, 2009 at 2:24 am
dibaca sampe habis g nemu ttg keperawananannya..boongan nch…
34.
telmark | April 30, 2009 at 2:49 pm
@ANG
mangkanya baca jg bag. 2-nya…
35.
nurul | Juni 2, 2009 at 11:43 am
kok tdk ada gambar
36.
Kisame | Juli 12, 2009 at 1:10 pm
He.. He.. Y begitulah nasp dri bangsa kami. ! So, tolongin bangsa kami y. Biar ga pnh. Pdhl kmi ga prnh jht ma manusia. Hiks,, hiks,, tp kok manusia jht bgt ma bgsa kmi.
Ttd, Kisame=(iblis hiu).