Berjuta Mata Iblis
Detik kedetik pergantian usia, saya mengajak anda main dlm gelap2-an.
Matikan lampu anda, dan tatap apapun di depan anda, dgn mata terpejam. (toh percuma, buka matapun kaga ngeliat apa2). ini kagak main2, yg saya maksudkan adalah gelap dalam arti kata sesungguhnya. gelap, sampai tak ada cahaya sama sekali, dan sampai anda bahkan tak bisa menatap jari jemari tangan anda sendiri.
Heningkan, dan buat segalanya menjadi sepi. sunyikan, buat sama sekali benar2 senyap. segalanya, walau tak perlu menunduk. kini rasakan sebuah senses atas kegelapan tsb. dalam hitam pekat dan hening tsb, cobalah menatap bentuk dari gelap, dan mendengarkan suaranya dari kesunyian. sekali lagi, heningkan segalanya, sampai anda bahkan mampu mendengar nafas dan detak jantung dari sebuah raga yg anda pakai saat ini.
Rileks dikit, dan mari kita berjalan2, surfing ke masa lalu. buka layar di rekaman masa lalu. tentang cinta, karir, pendidikan, persahabatan, dsb-nya, tentang kehidupan sehari2 kita.
Ada yg menyenangkan ? atau ada sebagian memori yg memang harus kita hapus ? saya yakin pasti ada. sesuatu yg indah yg membuat kita tersenyum, atau sesuatu hal menyedihkan yg membuat kita seolah merasa kecil tak berdaya apa2 ? tapi bukan itu semua pertanyaannya, dlm permainan meditasi gelap-an tsb.
pertanyaan yg saya maksud adalah, mengapa dalam gelap, kita justru dpt menatap kesalahan2 kita ? mengapa dlm gelap dosa2 justru terlihat jelas ? mengapa gelap tanpa melihat, bayangan tentang masa2 berbuat nista justru ada di pelupuk kita ?
Perasaan Sendiri dlm sebuah kesendirian adalah sebuah hal yg wajar. sebuah rasa yg tak bisa diterjemahkan oleh ilmu pengetahuan secanggih apapun, dgn teori apapun.
Seperti itu pula diri kita sebenarnya. sebuah roh dlm kesendirian, tanpa melihat isi otak, titel, tampang, kekayaan, atau apapun yg terlihat dlm cahaya. hanya diri kita, dgn sebuah alam disekeliling, yg menyimpan catatan2 perbuatan kita dlm waktu2 hidup.
Tahap kedua adalah nyalakan kembali lampu anda, dan bercerminlah. lihat diri anda…. lihat !
Siapa anda ? apa yg anda inginkan di tahun 2008 nanti ? atau kebaikan2 apa yg akan anda anggarkan di tahun yg akan segera datang ini ? ingat, tampang didepan cermin itu bukanlah anda sesungguhnya. (utk yg punya muka jelek, bersyukurlah). karena itu adalah topeng pinjaman, yg harus anda kembalikan segera, setelah nanti anda bermain dlm gelap2-an yg sesungguhnya di alam kubur nanti.
Alam kubur ? Iya…. kaga bisa baca apa lo ? alam kubur, sebuah alam yg berada diantara dunia dan Akherat, dan terasa sama dgn nyata. sekarang, dlm keadaan terang benderang, bayangkan kalau seandainya anda yg berada disitu. sebuah mayat, dgn kain kafan atau ber-peti mati. begitu para pelayat dan pengantar jenazah terakhir berjalan, pada langkah ke tujuh terakhirnya itulah anda sendirian. benar2 sendirian. anda tetap dpt merasakan kesepian. dgn dinding2 dari tanah merah yg dingin.
Dlm masa itu, anda hanya tinggal menanti, tanpa berhak lagi memperbaiki. bersiap hanya dgn bekal yg tak terlihat. catatan2 alam raya yg dituliskan oleh dua sosok Mahluk kepercayaanNYA. terekam baik utk bukti2 spt dlm digicam tanpa bercak, dlm pixel tertinggi. dan tentu saja tanpa ada pengacara yg mendampingi anda.
Tahun 2007 akan segera berlalu. dan setahun dosa pula yg telah mengisi catatan kita hingga penuh. 2008 diambang mata, dan berjuta mata Iblis yg akan segera bersiap melihat kelemahan2 kita. berbuat nista dan kesombongan2. mengajak menyemaikan dosa, subur, hingga mengakar sampai anak cucu manusia.
Cumen iseng, karena gemas melihat banyaknya bencana di tahun2 terakhir ini. tulisan ini terbuat begitu saja, dan dipost jam 17.44 tgl 30-Des 2007. berarti, sekitar 10 menit-an buatnya. tulisan tercepat saya, so mohon maaf kalau masih acak-an.
Selamat Natal (bagi yg merayakannya) dan Tahun Baru utk Semuanya. Peace.
Desember 30, 2007 at 9:03 am
pertamax?
Desember 30, 2007 at 9:10 am
semoga hura-hura nggak jadi huru-hara
Desember 30, 2007 at 12:19 pm
Tahun Baru tidak harus diisi dengan Hura – hura. Kadangkala, apabila sisi menyedihkannya terlalu banyak. Boleh jadi kita malah harus introspeksi.
Desember 30, 2007 at 4:30 pm
Met Tahun Baru 2008
Wish You All The Best And Success
Salam Militis!!!
Desember 30, 2007 at 7:50 pm
@Abeeayang
setujuuu..
thanks.
@Michael “D.B. Ellinsworth
intropeksi memang tepat. kadang2 kebanyakan kesalahan memang terdapat dari kita sendiri. trims.
@extremusmilitis
Met tahun juga and thanks.
Desember 30, 2007 at 8:15 pm
Met Tahun Baru ya. Sukses selalu.
Hanna
Desember 30, 2007 at 11:24 pm
met taun baru 2008..
Desember 30, 2007 at 11:48 pm
sepatutunya malam tahun baru kita pergunakan utk bertindak membantu keapada sesama…
Desember 31, 2007 at 3:37 am
wah tulisan 10 menit?
cepat sekali dengan isi yang begitu menggetarkan..
selamat berlibur yaa..
Desember 31, 2007 at 4:37 am
Sebuah renungan akhir tahun yang menarik..
Januari 1, 2008 at 3:23 am
gelap itu lebih terang dari terang yang sesungguhnya selamat tahun baru
Januari 1, 2008 at 3:25 am
@sisca79
thanks.
Met tahun baru juga. succes buat anda jg.
@andi bagus
tul… malam tahun baru dgn perayaan yg bermanfaat bagi sesama. great ide. thanks.
@Kurtubi
sama2 Pak. selamat berlibur juga. thanks.
@StreetPunk
thanks utk pujian dan kunjungannya.
@bkh65
thanks.
iya, dlm gelap kita bisa temukan banyak sekali titik2 terang.
met tahun baru.
Januari 2, 2008 at 9:17 am
sy belajar dr anda bgmn ngeblog.. sukses di th 08 ini. salam.-
Januari 4, 2008 at 9:30 am
Selamat tahun baru juga buat anda.
Januari 4, 2008 at 2:37 pm
@koestoer
sukses juga buat anda. thanks.
@bank al
thanks.
sama2 bank. sukses selalu.
Januari 4, 2008 at 4:31 pm
Apa ga susah tuh .. nyari suasana sepi pas malam tahun baru. Secara orang2 sekitar kita masih pada melek semua .. sambil nonton TV, sambil cangkrukan, atau letusan kembang api?? ..
Kalo di daerah Kalimantan atau daerah2 terpencil sih, kaya’nya tempat sepi banyak .. sehingga prosesi menyendiri pas malam tahun baru, mungkin bisa dilaksanakan.
Januari 5, 2008 at 1:15 am
Saya juga demen tuh merenung sambil gelap2an. ga gelap2 amat sih… matiin lampu, hidupin lilin, puter lagu fav… tambah asik dah perenungannya…
Januari 6, 2008 at 12:19 pm
@erander
hehehe… menyepikan tdk harus selalu dirumah ya Pak ? mungkin yg paling pas adalah kuburan.
thanks.
@Deddy
cowo romantis ya ?
thanks.
Januari 7, 2008 at 12:50 am
gelap2 an.. lebih enak klo sama pacar
Januari 8, 2008 at 6:57 pm
wadoueeee … mata iblis ? jutaan ?
itu mengapa kali pertama muhammad “terbuka” saat bergelap-gelap di sebuah gua !
Januari 9, 2008 at 3:23 pm
@funkshit
hehehe… kalo dah gitu, yg namanya harampun jadi harum ?
thanks.
@rajaiblis
iya, di Gua Hira. sebuah contoh yg bagus bgt.
thanks.
Januari 17, 2008 at 2:29 pm
peace juga bos
Januari 28, 2008 at 12:42 am
degh… enakan maen gelap2 tanpa mata iblis
Februari 1, 2008 at 1:18 am
@shinobigatakutmati
thanks.
@almascatie
iya. dgn mata pacar enaknya ya….
thanks.