Konvensi Bali : permulaan. (tulisan ke 1).

UNFCCC Di BaliUNFCCC di Bali

Sumber dan inspirasi  :  Konvensi UNFCCC di Bali, Gatra.com, MNC Jp, Tempo, dll.

(Maaf, tdk diijinkan berkomentar dipostingan khusus ttg Konvensi ini). 

Ratusan tokoh penting dari 189 Negara dunia bekumpul di Nusa Dua, Bali, mulai dari tgl 3 s/d 14 Desember, utk mencari solusi dari sebuah kata Pemanasan Global yg mengancam Bumi. 

Nusa Dua, adalah salah satu andalan pariwisata Bali dgn pemandangan pantainya yg indah. ditempat ini pula kini diadakan sebuah konvensi, utk mencari komitmen baru tentang penyelamatan Bumi dari Pemanasan Global.  tetapi siapa sangka, tempat mereka berembuk sekarang ini (Nusa Dua), ternyata adalah sebuah tempat yg indah  yg akan segera tenggelam, pada 40 tahun mendatang.  (sekitar kurang dari th 2050). tenggelam, akibat dari Pemanasan Global itu sendiri.

Global Warming atau Pemanasan Global adalah meningkatnya temperatur atsmosfir, laut dan daratan bumi akibat gas rumah kaca. ada juga yg mengartikannya sedikit lain dari kata tsb. namun toh akhir dan ujung2-nya adalah sama, dan tetap sama, selalu sama, dan pasti sama :  naiknya suhu bumi tanpa terkendali. 

Alam dan Iklimnya menjadi aneh. hari yg cerah,  tiba2 hujan deras disertai angin puting beliung, badai dan topan datang tanpa menyapa, lalu tiba2 panas luar biasa. menyorot ultra violet, menjadikan kanker2 kulit, menjadi momok yg akan segera terbiasa.  Penyakit2 pernafasan akan segera menjadi teman2 kita. seolah tak putus, bencana alam lainnya akan segera datang akibat kelalaian kita.

Ilmu pengetahuan tentang perubahan iklim bahkan sudah lebih dari sekedar membuktikan dengan jelas dampak2-nya.  10 tahun sudah Protokol Kyoto.  tidakkah penting untuk kita semua memulai pengurangan emisi sekarang juga?

Menurut para ahli. temperatur di Bumi tua ini terus naik. menyebabkan panas yg menyebar, dan bongkahan es2 besar di kedua kutub terus mencair.  akibatnya jelas. pencairan es2 raksasa tsb akan bersatu dgn laut, dan akibatnya permukaan laut terus naik. dan daratan akan segera terlanda kelebihan debit air tsb.

Para ahli melaporkan. beberapa pulau2 di lautan pasific sudah tenggelam. data yg paling mengerikan mencatat, kurang dari 90 tahun lagi, permukaan laut akan naik 90 cm.  itu berarti sebuah bencana tengah mengancam Negeri ini. dan jelas, pulau2 di lautan Hindia Indonesia akan tinggal kenangan. semuanya akibat Pamanasan Global.

Penghasil terbesar dan terkeparat dari penyebab Global Warming adalah CO2. (Karbon dioksida).  buangan knalpot dari kendaraan bermotorlah yg menjadi penghasil utama tsb, setelah industri2 pabrik. Menurut penelitian, 10 liter bensin dpt menghasilkan 30 Kg gas CO2.  nah coba bayangkan, kalau hanya utk wilayah kecil Jakarta saja telah terdapat 4 Juta kendaraan dlm sehari. berarti, Jakarta telah menyumbang 60.000.000 Ton CO2 dalam satu hari, yg semakin membuat hot bumi sudah yg tdk sexi lagi ini.  

Jangan berkata bahwa anda tdk terlibat. jelas2 anda adalah salah satu biang kerok penyebab semua bencana2 aneh yg melanda dunia ini.   kaga mao ngaku ? dasar bajingan….

Anda pernah memakai AC (air conditioner/pendingin ruangan rumah atau kendaraan) ? memakai kulkas (lemari pendingin) ?  atau memakai hairspray utk rambut botak lo ? atau minimal, pernah kencan dgn memakai minyak wangi ?  nah, semuanya itu adalah barang2 yg turut berkontribusi thp pemanasan global. so, jgn bilang anda tdk turut menyumbang percepatan kiamat ini. karena barang2 tsb mengandung gas CFC dan gas HFC yg berperan besar mempengaruhi lapisan Ozon.

Ancaman bencana2 itu bukan hanya milik Bali, atau pulau2 di Indonesia. ancaman itu adalah milik Dunia. (termasuk milik anda). Dalam 5 tahun terakhir frekweksi dan perluasan wilayah bencana bertambah terus. Daerah2 yg selama ini aman dari banjir dan air pasang, ternyata tak terhindar dari bencana ini.  daerah2 yg selama in tak pernah kedapatan angin besar puting beliung yg mirip dgn pusaran tornado, kini ternyata terkena juga.

Peran serta kesadaran adalah yg terbaik, dibanding menunggu hasil konvensi di Nusa dua. toh segalanya dimulai dari diri kita sendiri.  renungkanlah. 

Mohon maaf, No Comment di posting Konvesi ini. kalo mo protes, silahkan di ttg blog gw.

Pos ini dipublikasikan di Lingkungan, Save This Earth !. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Konvensi Bali : permulaan. (tulisan ke 1).

  1. Ping balik: Kalimantan, Riwayatmu Kini [Sebuah Ulasan] « OMG! Opinions - Uncensored

Komentar ditutup.